|
Detail Product
| DETAIL NEWS |
| |
BIOS (chapter 2) Tanggal: 25 Februari 2010 09:22 Wib.
 Pada artikel sebelumnya sudah dijelaskan tentang BIOS, dimana BIOS dalam bekerja membutuhkan pedukung yaitu CMOS (Complementary Metal-Oxide Semiconductor) dan Batrey CMOS.
Chip CMOS memiliki fungsi menyimpan semua konfigurasi yang dilakukan user, naah agar konfigurasi tersebut "teringat" dengan baik maka konfigurasi tersebut harus selalu tersimpan di dalam chip CMOS, dalam hal ini CMOS membutuhkan Batrey CMOS. Hal tersebut disebabkan karena CMOS sendiri sebetulnya merupakan memori yang "Non Volatile RAM" (dalam bekerja memerlukan supplay arus listrik yang konstan).
Permasalahan setting jam di BIOS yang selalu berubah, deteksi hardware dan konfigurasi yang ngaco, konfigurasi selalu kembali ke setting default dan sebagainya terkadang bersumber pada menurunnya tegangan batrey CMOS, bahkan habis atau solderan soket batrey tidak sempurna atau bisa jadi CHIP CMOS sendiri yang sudah tidak mampu menyimpan konfigurasi dengan baik
Pada umumnya chip CMOS berbentuk bujur sangkar dengan ukuran kecil, rata-rata chip CMOS memiliki kapasitas menyimpan program BIOS yang berukuran 4 MB, sedangkan batrey CMOS berbentuk bulat pipih terbuat dari Lithium CR2032 yang bisa bekerja selama ribuan jam. Jenis batrey ini terkadang sering disebut batrey "Coin", yang bisa diganti dengan mudah dengan harga yang super murah....
Mendatang akan dijelaskan bagaimana caranya ketemu sama si BIOS, bagaimana cara mengaksesnya, dan tahukan anda BIOS bisa "bicara"?
Toko Komputer Online
|
| |
| [ Close ] |
| |
|
|
|